MATI
ku terdiam dalam tenang,
tubuh kaku tak berdaya
cahaya matahari mulai meredup
hela nafas bagai sahutan angin malam,
raga tlah pergi meninggalkan jasad
tubuh mulai membiru dan terkulai
seraya ndosa akan menjadi sebuah ancaman
semua tlah berakhir
terdengar tangisan mengiri doa
ku menunggu di antar ke suatu tempat
tempat yang akan menjadi persemayaman terakhir
hanya amal yang dapat menemani
menuju sebuah ke abadian
semua ambisi dan harapan telah terpendam bersama jasad
yang ada hanyalah kenangan ketika tubuh masih berdiri kokoh
Tidak ada komentar:
Posting Komentar